Usali Sholat Tahajud: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya Menurut Sunnaha

Usali Sholat Tahajud: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya Menurut Sunnah

Setiap Muslim tentu ingin semakin dekat dengan Allah SWT. Salah satu cara paling istimewa untuk mencapainya adalah dengan melaksanakan sholat tahajud. Sholat malam ini bukan hanya bentuk ketaatan, tapi juga bukti cinta dan kerinduan seorang hamba kepada Tuhannya.

Dalam Islam, usali sholat tahajud atau niat sholat tahajud menjadi bagian penting dari pelaksanaannya. Artikel ini akan membahas lengkap tentang niat, waktu, tata cara, dan keutamaan sholat tahajud menurut sunnah, disertai panduan praktis yang mudah dipahami.

Pengertian Usali Sholat Tahajud

Sebelum membahas lebih dalam, mari kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan usali sholat tahajud.

Kata usali berasal dari bahasa Arab “أصلي” (usholli) yang berarti aku berniat sholat. Dalam konteks sholat tahajud, kalimat ini digunakan sebagai ungkapan niat seseorang untuk menunaikan sholat malam tersebut karena Allah SWT.

Dengan demikian, usali sholat tahajud berarti niat yang diucapkan di dalam hati atau dilafalkan sebelum melakukan sholat tahajud.

Menurut para ulama, niat adalah pembeda antara ibadah dan aktivitas biasa. Tanpa niat, ibadah tidak sah, karena Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Niat (Usali) Sholat Tahajud

Berikut bacaan niat sholat tahajud dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Ushalli sunnatat-tahajjudi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya:
“Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat ini boleh dibaca dalam hati tanpa harus dilafalkan keras. Yang paling penting adalah hadirnya kesadaran niat dalam hati untuk beribadah semata-mata karena Allah SWT.

Waktu Sholat Tahajud yang Paling Utama

Sholat tahajud bisa dilakukan setelah tidur di malam hari hingga sebelum waktu subuh tiba. Namun, waktu terbaiknya adalah pada sepertiga malam terakhir, sekitar pukul 02.00–04.00 dini hari.

Nabi Muhammad SAW sering melaksanakan sholat tahajud pada waktu ini karena merupakan saat di mana Allah menurunkan rahmat dan mengabulkan doa hamba-Nya.

Rasulullah SAW bersabda:
“Tuhan kita turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jumlah Rakaat Sholat Tahajud

Tidak ada batasan pasti jumlah rakaat dalam sholat tahajud. Rasulullah SAW biasa melaksanakannya antara 2 hingga 11 rakaat.

Namun, bagi pemula, cukup dua rakaat sudah sangat baik. Nabi SAW bersabda:

“Sholat malam itu dua rakaat-dua rakaat.” (HR. Bukhari)

Kamu bisa menyesuaikan jumlah rakaat dengan kemampuan dan waktu yang tersedia.

Tata Cara Sholat Tahajud Lengkap

Agar lebih mudah dipahami, berikut langkah-langkah sholat tahajud yang bisa kamu ikuti:

1. Tidur Terlebih Dahulu

Sholat tahajud hanya sah dilakukan setelah tidur malam, meskipun hanya sebentar. Itulah yang membedakannya dari sholat malam biasa.

2. Bangun dan Bersuci

Bangunlah di malam hari, lalu ambil wudhu dengan sempurna. Gunakan air yang segar untuk menyegarkan tubuh agar semangat beribadah.

3. Niat Sholat Tahajud

Lafalkan usali sholat tahajud dalam hati sebelum mulai takbiratul ihram.

4. Bacaan Sholat Tahajud

Bacaan dalam sholat tahajud sama seperti sholat sunnah lainnya:

  • Rakaat pertama: Al-Fatihah, lalu bisa membaca surat Al-Mulk, As-Sajdah, atau Al-Ikhlas.
  • Rakaat kedua: Al-Fatihah, lalu bisa membaca surat Al-Kafirun atau Al-Falaq.

Namun, kamu juga bisa membaca surat pendek sesuai kemampuan.

5. Doa Setelah Sholat Tahajud

Setelah salam, perbanyaklah berzikir dan berdoa. Inilah waktu terbaik untuk memohon ampunan dan rezeki, sebab doa pada waktu ini sangat mustajab.

Keutamaan Sholat Tahajud Menurut Al-Qur’an dan Hadis

Sholat tahajud memiliki keutamaan yang luar biasa. Banyak ayat Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan keistimewaannya.

1. Mendapat Derajat yang Tinggi di Sisi Allah

Allah berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 79:

“Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

2. Didekatkan dengan Allah

Orang yang rutin melaksanakan sholat tahajud akan merasakan kedekatan spiritual yang mendalam. Saat dunia terlelap, ia berdialog dengan Tuhannya dalam kesunyian malam.

3. Doanya Lebih Mudah Dikabulkan

Seperti sabda Rasulullah SAW, waktu sepertiga malam terakhir adalah saat terbaik untuk berdoa. Banyak ulama juga menyebutkan bahwa tahajud adalah “rahasia sukses para salihin”.

4. Menenangkan Jiwa dan Pikiran

Secara psikologis, sholat tahajud mampu meredakan stres dan menumbuhkan ketenangan. Hasil penelitian modern bahkan menunjukkan bahwa bangun di sepertiga malam terakhir memberi efek positif bagi kesehatan mental.

Pendapat Para Ulama Tentang Sholat Tahajud

Para ulama sepakat bahwa sholat tahajud adalah ibadah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan).

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menyebutkan, “Tahajud adalah jalan utama menuju keikhlasan dan pintu kebahagiaan hati.”

Sementara itu, Syaikh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menulis bahwa sholat tahajud dapat menghapus dosa, menenangkan hati, dan memperkuat hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya.

Sebagai penulis, saya pribadi meyakini bahwa tahajud bukan sekadar ibadah malam, melainkan momen refleksi spiritual yang membantu kita lebih ikhlas menjalani kehidupan.

Tips Agar Konsisten Menjalankan Sholat Tahajud

Tidak mudah memang untuk bangun di malam hari. Namun, dengan beberapa langkah berikut, kamu bisa menjadikannya kebiasaan:

  1. Tidur lebih awal.
    Kurangi begadang agar tubuh mendapat cukup istirahat sebelum bangun malam.
  2. Niat kuat sebelum tidur.
    Niat yang tulus akan membantu hati tergerak untuk bangun.
  3. Gunakan alarm atau minta dibangunkan.
    Buat pengingat di ponsel agar tidak terlewat waktu terbaik.
  4. Jangan terlalu banyak makan malam.
    Perut yang kenyang membuat tubuh malas bangun.
  5. Lakukan secara bertahap.
    Mulai dengan dua rakaat, lalu tambah perlahan seiring waktu.

Doa Setelah Sholat Tahajud

Setelah selesai, panjatkan doa dengan penuh kerendahan hati. Contoh doa pendek setelah tahajud adalah:

“Allahumma inni as’aluka min khairi maa sa’alaka minhu nabiyyuka Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, wa a’udzu bika min syarri maa sta’aadzaka minhu nabiyyuka Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan sebagaimana yang diminta oleh Nabi-Mu Muhammad SAW, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan sebagaimana yang dimintakan perlindungan oleh Nabi-Mu Muhammad SAW.”

Kesimpulan

Usali sholat tahajud bukan hanya sekadar niat dalam ibadah, tapi simbol ketulusan dan keikhlasan seorang hamba. Dengan niat yang benar, waktu yang tepat, dan hati yang bersih, sholat tahajud dapat menjadi sumber kekuatan spiritual dan ketenangan jiwa.

Melaksanakan tahajud secara rutin tidak hanya menambah pahala, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih sabar, rendah hati, dan bersyukur.

Mari mulai dari malam ini — bangun sepertiga malam terakhir, ambil wudhu, dan hadapkan diri kepada Allah dengan hati penuh cinta.